Minggu, 21 Mei 2017

Tugas Sistem Informasi BAB V dan VI



SOAL TUGAS BAB V

1.      Sebutkan perbedaan antara desain sistem secara umum dan secara terinci di tinjau dari komponen-komponennya?

2.      Sebutkan definisi dari desain sistem dan sebutkan sumber referensinya?

3.      Jelaskan perbedaan perancangan sistem secara terstruktur dengan perancangan berorientasi objek di tinjau dari :

a.    Konsep

b.    Penggunaan sistem operasi

c.    Penggunaan bahasa pemograman

d.   Penggunaan alat permodelan sistem

4.   Sebutkan    komponen-komponen yang terdapat didalam desain database secara umum?

5.      Sebutkan tujuan dilakukan desain didalam layar terminal? Dan sebutkan bentuk-bentuk yang terdapat didalam layar terminal tersebut?


JAWABAN


1.        A)  Desain Sistem Secara Umum berdasarkan komponen-komponennya, terdiri dari :

1)      Desain Model, terdiri dari :

·       Physcal system             =>          Sistem Flowchart

·       Logical model               =>          Data Flow Diagram (DFD)

2)      Desain Input

3)      Desain Output

4)      Desain Data Base, terdiri dari :

·           Tipe File, terdiri dari : tipe Master dan  tipe Transaksi

·           Media File

·           Organisasi File, terdiri dari : Sequental File dan Direct Access File

·           Primary Key

5)        Desain Teknologi

B)       Desain Sistem Secara Terinci berdasarkan komponen-komponennya, terdiri dari :

1)        Desain Input

2)        Desain Output

3)        Desain Dialog Layar Terminal, terdiri dari :

·      Menu

·      Instruction Set

·      Question / answer dialog

4)        Desain Teknologi

·      Hardware, terdiri dari :

A.  Media Input

B.  Media Proses

C.  Media Output

D.  Media Simpanan Luar, terdiri dari : Hardisk, Flashdisk dan Compact Disk

·      Software, terdiri dari :

E.  Sistem Operasi

F.   Bahasa Pemograman

G. Paket Aplikasi


2.        Definisi Desain Sistem :

a.         Tahap setelah analisis sistem dari siklus pengembangan system

b.         Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk

c.         Mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem

(Sumber Referensi : Foto copy mata kuliah Sistem Informasi Bab V)


3.        Perbedaan Perancangan sistem secara terstruktur dengan perancangan berorientasi objek, antara lain :

·       Berdasarkan Konsep :

6)         Perancangan Terstruktur adalah aktivitas mentransformasikan suatu hasil analisis ke dalam suatu perencanaan untuk dapat diimplementasikan ( diotomasikan).

7)         Perancangan berorientasi objek adalah Suatu teknik atau cara pendekatan baru dalam melihat permasalahan dan sistem (sistem perangkat lunak. Sistem informasi, atau sistem lainnva)

b.    Berdasarkan Penggunaan Bahasa Pemograman :

·           Perancangan Terstruktur : Cobol Turbo Prolog, C, Pascal, Delphi, Borland Delphi

·           Perancangan berorientasi objek : Visual Foxpro, Java, C++, Pascal , Visual Basic.NET, SIMULA, Smalltalk, Ruby, Python, PHP, C#, Delphi, Eiffel, Perl, Adobe Flash AS 3.0.

c.    Berdasarkan Penggunaan Alat Permodean Sistem :

·           Perancangan Terstruktur :

-          DFD( Data Flow Diagram ).

-          Kamus Data

-          Entity Relationship Diagram (ERD)

-          State Transition Diagram (STD)

·           Perancangan berorientasi objek :

-          Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].

-          Object Modeling Technique (OMT) dan James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen [1991].

-          Object Oriented Software Engineering (OOSE) dan Ivar Jacobson [1992].

-          Booch Method dan Grady Booch [1994].

-          Sritrop dan Steve Cook dan John Daniels [1994].

-          UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].

4.        Komponen-komponen yang terdapat didalam desain database umum, antara lain :

·           Tipe File, terdiri dari : tipe Master dan  tipe Transaksi

·           Media File

·           Organisasi File, terdiri dari : Sequental File dan Direct Access File

·           Primary Key


5.        Tujuan dilakukan desain didalam layar terminal adalah untuk merancang bangun dari percakapan antara pemakai sistem (user) dengan komputer. Percakapan ini dapat terdiri dari proses memasukan data ke sistem, menampilkan output informasi kepada user atau dapat keduanya .

Bentuk-bentuk yang terdapat di dalam layar terminal, antara lain :

a)        Menu

Menu banyak digunakan dalam dialog karena merupakan jalur pemakai yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Menu berisi dengan beberapa alternatif atau option atau pilihan yang disajikan kepada user.


b)        Kumpulan instruksi (instruction set)

Strategi dialog ini digunakan dengan menuliskan suatu instruksi oleh user dan sistem akan mengartikan instruksi ini serta akan memberikan respon jawabannya. Dialog dengan cara ini perlu didukung dengan suatu bantuan yang memadai untuk menampilkan sintak dari instruksi bila user tidak teringat dengan sintaknya. Strategi dialog ini kurang tepat untuk suatu program aplikasi.

c)         Dialog pertanyaan/jawaban (question/answer dialog)

Berbeda dengan strategi dialog kumpulan instruksi yang akan ditampilkan respon jawaban bila user menuliskan suatu instruksi. Strategi dialog pertanyaan/jawaban sebaliknya sistem akan menampilkan terlebih dahulu pertanyaan dan user menjawabnya untuk mendapatkan respon lebih lanjut dari sistem.



SOAL TUGAS BAB VI

1.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan implementasi sistem? Serta sebutkan langkah-langkah di dalam implementasi sistem?

2.      Sebutkan kegiatan-kegiatan yang terdapat didalam implementasi sistem? Dari kegiatan-kegiatan tersebut kegiatan manakah yang paling sulit di lakukan? Sebutkan alasannya!

3.      Jelaskan pemilihan personil serta pelatihan personil yang biasa dilakukan di dalam implementasi sistem?

4.      Jelaskan personil-personil yang terdapat di dalam sistem informasi?

5.      Jelaskan bentuk-bentuk konversi sistem?



JAWABAN


1.        Implementasi Sistem adalah tahap meletakkan system supaya siap untuk dioperasikan.

Langkah-langkah pada tahap implementasi system, antara lain :

1)        Menetapkan rencana implementasi

2)        Melakukan kegiatan implementasi

3)        Tindak anjut implementasi


2.        Kegiatan yang terdapat didalam implementasi sistem, antara lain :

1)        Pemilihan dan  pelatihan personil

2)        Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras serta perangkat lunak

3)        Pemograman dan pengetesan program

4)        Pengetesan system

5)        Konversi system


v  Dari 5 kegiatan diatas yang paling sulit dilakukan menurut pendapat saya adalah Pemograman dan Pengetesan Program alasannya karena setelah programmer selesai membuat program yang sesuai dengan desain sistem yang telah dibuat oleh sistem analis dan sebelum program diterapkan, program harus ditest terlebih dahulu agar bebas dari kesalahan-kesalahan.




3.        Pemilihan Personil yang Dilakukan di Dalam Implementasi Sistem, antara lain :

1)        Tugas – tugas Input-Output data

Personil-personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output

2)        Tugas – tugas Operasi

Personil - personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tugas I/O

3)        Tugas – tugas Pemograman

Personil – personil yang menulis program – program computer

4)        Tugas – tugas Analis Sistem

Personil – personil yang akan mengembangkan sistem


Pelatihan Personil  yang Dilakukan di Dalam Implementasi Sistem, antara lain :

1)        Pelatihan (Training)

Personil yang masuk daam kategori ini adalah personil – personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang teribat daam tugas mempersiapkan input, memproses data mengoperasikan sistem, merawat dan menjaga system.

2)        Pendidikan ( Education )

Personil - personil yang masuk dalam kategori ini adalah mereka yang membutuhkan dan menggunakan sistem misalnya salesman, akutan dll. Pendidikan ini lebih ditekankan pada bagaimana kerja dari sistem dan bagaimana cara mengoperasikan sistem.


4.        Personil – personil yang terdapat di dalam sistem informasi, antara lain :

1)    Tugas – tugas Input-Output data

Personil-personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output

2)    Tugas – tugas Operasi

Personil - personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tugas I/O

3)    Tugas – tugas Pemograman

Personil – personil yang menulis program – program computer

4)    Tugas – tugas Analis Sistem

Personil – personil yang akan mengembangkan system


5.        Bentuk – Bentuk Konversi Sistem, antara lain :


1)        Konversi Langsung (Direct Conversion/Plunge Strategy)


Konversi yang dilakukan dengan cara menghentikan sistem lama dan menggantikan dengan sistem yang baru..

Pendekatan atau cara konversi ini akan bermanfaat apabila :

a)        Sistem tersebut tidak mengganti sistem lain

b)        Sistem yang lama sepenuhnya tidak bernilai

c)        Sistem yang baru bersifat kecil atau sederhana atau keduanya

d)       Rancangan sistem baru sangat berbeda dari sistem lama, dan perbandingan antara sistem-sistem tersebut tidak berarti.

Kelebihan dari penggunaaan konversi langsung yaitu biaya yang dikeluarkan relatif tidak mahal. Sedangkan kelemahannya yaitu mempunyai resiko kegagalan yang tinggi.

2)        Konversi Paralel (Parallel Conversion)

Konversi Paralel adalah suatu pendekatan dimana baik sistem lama dan baru beroperasi secara serentak untuk beberapa periode waktu. Pada konversi ini, sistem baru dan sistem lama sama-sama dijalankan. Setelah melalui masa tertentu, jika sistem baru telah bisa diterima untuk menggantikan sistem lama, maka sistem lama segera dihentikan.

Kelebihan dari penggunaan sistem konversi paralel yaitu dapat memberikan derajat proteksi yang tinggi kepada organisasi dari kegagalan sistem baru. Sedangkan Kelemahannya adalah besarnya biaya untuk penduplikasian fasilitas-fasilitas dan biaya personel yang memelihara sistem rangkap tersebut.

3)      Konversi Bertahap (Phased Conversion)

Konversi dilakukan secara bertahap dengan menggantikan suatu bagian dari sistem lama dengan sistem baru. Jika terjadi sesuatu, bagian yang baru tersebut akan diganti kembali
dengan yang lama. Apabila tidak terjadi masalah, modul-modul baru akan dipasangkan lagi untuk mengganti modul-modul lama. Dengan pendekatan seperti ini, akhirnya semua sistem lama akan tergantikan oleh sistem baru. Cara seperti ini lebih aman daripada melakukan konversi langsung.

Kelebihan menggunakan metode konversi bertahap yaitu kecepatan perubahan dalam organisasi tertentu bisa diminimisasi, dan sumber-sumber pemrosesan data dapat diperoleh sedikit demi sedikit selama periode waktu yang luas. Konversi bertahap dapat menghindarkan risiko yang diakibatkan oleh konversi langsung dan memberikan waktu yang agak longgar kepada pemakai untuk beradaptasi terhadap perubahan. Sedangkan Kelemahan dari metode konversi bertahap yaitu keperluan biaya yang harus diadakan untuk mengembangkan interface temporerdengan sistem lama, daya terapnya terbatas, dan terjadi kemunduran semangat di organisasi, sebab orang-orang tidak pernah merasa menyelesaikan sistem.

4)      Konversi Pilot (Pilot Conversion)

Pendekatan ini dilakukan dengan cara menerapkan sistem baru hanya pada lokasi tertentu yang diperlakukan sebagai pelopor (lokasi dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu). Apabila konversi ini dianggap berhasil, maka akan diperluas ke tempat-tempat yang lain. Ini merupakan pendekatan dengan biaya dan risiko yang rendah.

Segala kesalahan dapat dilokalisir dan dikoreksi sebelum implementasi lebih jauh dilakukan. Apabila sistem baru melibatkan prosedur baru dan perubahan yang drastis dalam hal perangkat lunaknya, metode pilot ini akan lebih cocok digunakan. Selain berfungsi sebagai tempat pengujian (test site), sistem pilot juga digunakan untuk melatih pemakai seluruh organisasi dalam menghadapi lingkungan “live” (hidup atau sebenarnya) sebelum sistem tersebut diimplementasikan di lokasi mereka sendiri.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html